Andaiku bisa membaca raut wajah mu
yang digenangi airmata pilu
pasti kan ku selaminya
Haruskah aku maafkan mu
bila kata mu mengguris kalbu
hanya tak ingin kehilangan mu
inilah puncanya ku diam membisu
Ku mengharap cinta yang tak pasti
sedang ku engkau menanti
dia yang tak mampu kau miliki
lalu hati mu membeku
Ku bawa diri pergi tanpa kata
disaat kau kata ku berpura
kau tak rasa apa yang ku rasa
terasa diri dihina oleh mu Aris ..
Terkilan rasa hati...
Bila kau tak menghargai ...
Setiap kata mu beronak duri ...
Kini ku pergi dengan rela hati ...

No comments:
Post a Comment